Jumat, 18 Oktober 2013

HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU KELUARGA DAN MASYARAKAT


1.      Pertumbuhan Penduduk
Ø  Definisi pertumbuhan individu
                                                              i.      Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat.Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayahibu, dan anak. Ayah merupakan individu dalam kelompok sosial tersebut, yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke dalam satuan yang lebih kecil.
                                                            ii.      Pertumbuhan ialah proses pertambahan atau pembesaran sesuatu kuantiti dengan masa. Kuantiti itu boleh jadi fizikal (seperti peningkatan ketinggian, pertambahan duit) ataupun abstrak (kerumitan sistem, kematangan organisma).

Ø  Fase pertumbuhan individu
Perkembangan individu mempunyai ciri-ciri umum sebagai berikut :
1.      Terjadinya perubahan dalam aspek  :
                     a)    Fisik;  seperti : berat dan tinggi badan.
                    b)    Psikis; seperti : berbicara  dan berfikir.
                  2. Terjadinya perubahan dalam proporsi.
a)    Fisik; seperti : proporsi tubuh anak berubah sesuai        dengan fase perkembangannya. 
b)    Psikis; seperti : perubahan imajinasi dari fantasi ke realis    
        3. Lenyapnya tanda-tanda yang lama.
a)    Fisik; seperti: rambut-rambut halus dan gigi susu, kelenjar thymus dan kelenjar pineal.
b)    Psikis; seperti : lenyapnya masa mengoceh, perilaku impulsif. 
               4.Diperolehnya tanda-tanda baru.
a)    Fisik; seperti : pergantian gigi dan karakteristik sex pada usia remaja, seperti kumis
jakun pada laki dan tumbuh payudara dan menstruasi pada wanita, tumbuh uban pada masa tua.
b)    Psikis; seperti berkembangnya rasa ingin tahu, terutama    yang berkaitan dengan sex,
c)   ilmu pengetahuan, nilai-nilai moral dan keyakinan beragama.



Ø  Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan individu
                                i.            Faktor teman sebaya , makin bertambah umur anak makin memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengadakan hubungan-hubungan dengan tteman-teman sebayanya.makin kecil   kelompoknya , anak akan mendapat kesempatan menjalin hubungan lebih erat  dengan temannya.dengan demikian makin besar pengaruh kelompok itu terhadap anak , bila dibandingkan dengan kelompok yang besar yang anggota-anggota kelompoknya tidak tetap.
                              ii.            Budaya ,bagi perkembangan anak didik keragaman budaya sangat besar pengaruhnya bagi mental dan moral mereka. Ini teerbukti dengan sikap dan prilaku anak didik selalu dipengaruhi oleh budaya –budaya yang ada dilingkungan tempat tinggal mereka.pada masa-masa perkembangan, seorang anak didik sangat mudah dipengaruhi oleh budaya-budaya yang berkebang di masyarakat , baik budaya yang membawa ke arah prilaku yang negative.
                            iii.            Media masa juga sangat besar pengaruhnya bagi perkembangan seseorang. Denngan adanya media masa seorang anak dapat mengalami masa partumbuhan dan perkembangan  dengan pesat , misalnya televisi melalui program acaranya dapat memberikan informasi yang bisa mempenngaruhi perkembangan anak.
                            iv.            Pendidikan , baik pendidikan keluarga, pendidikan formal di sekolah maupun pendidikan di  masyarakat.
2.      Fungsi Kelurga
Ø  Definisi fungsi Keluarga menurut beberapa pendapat :
1)      Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga (Duvall dan Logan, 1986).

2)      Keluarga adalah dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah, perkawinan, atau adopsi. Mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain, mempunyai peran masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya (Bailon dan Maglaya,1978 ).

3)      Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan (Departemen Kesehatan RI, 1988).
Ø  fungsi-fungsi keluarga yaitu :
Setiap fungsi  dalam delapan fungsi keluarga tersebut mempunyai makna masing-masing yang mempunyai peran penting pada kehidupan keluarga,  diantaranya yaitu  ;
1)      •    Pertama Fungsi “ Agama”, yang   mempunyai  makna  bahwa  keluarga  adalah  wahana pembinaaan kehidupan ber Agama yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME.. Setiap langkah yang dilakukan oleh setiap anggota keluarga hendaknya selalu berpijak pada tuntunan agama yang dianutnya. Dalam menerapkan fungsi Agama, yang tidak boleh diabaikan salah satunya adalah tolerasai ber-agama, mengingat bahwa kita hidup di negara yang   terdiri dari berbagai suku bangsa dan  mempunyai kepercayaan dan agama yang sangat  beragam 

2)      •    Kedua “ Fungsi Sosial Budaya” yang mempunyai  makna  bahwa   keluarga adalah   menjadi wahana pembinaan danpersemaian nilai-nilai luhur budaya yang selama ini menjadi panutan dalam tata kehidupan mereka.  sehingga nilai luhuryang selama ini sudah menjadi panutan  dalam kehidupan bangsa tetap dapat dipertahankan dan dipelihara.

3)      Ketiga  ” Fungsi Cinta kasih” yang mempunyai  makna bahwa keluarga harus menjadi tempat untuk menciptakan suasana cinta dan kasih sayang dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam kehidupan keluarga cinta kasih dan kasih sayang antara anggota keluarga akan dapat  menumbuhkan rasa bertanggung jawab yang besarterhadap keharmonisan keluarga tersebut, Sehingga  Setiap anggota keluarga akan selalu menjaga komitmen yang telah dibuat bersama, demikian juga dalam kehidupan bermasyarakat, dengan fungsi ini akan  menumbuhkan keharmonisan dalam bertetangga dan bermasyarakat.

4)      Keempat  “Fungsi Perlindungan” yang mempunyai  makna bahwa  keluarga itu merupakan wahana terciptanya  suasana aman, nyaman, damai dan adil bagi seluruh anggota keluarganya. Sehingga setiap anggota keluarga akan selalu merasa bahwa tempat yang paling baik dan pantas adalah didalam lingkungan keluarganya sendiri., dan Ini tentu sangat membantu dalam menghadapi  segala tantangan yang muncul dalam kehidupannya.
5)      Kelima “Fungsi Reproduksi” yang  mempunyai  makna bahwa didalam  keluarga  tempat diterapkannya  cara hidup sehat, khususnya dalam kehidupan reproduksi.  Diharapka setiap anggota keluarga harus memahami cara hidup sehat dan mengerti tentang kesehatan reproduksinya.. Oleh sebab itu pemahaman dan pengetahuan tentang alat kontrasepsi, alat kontrasepsi rasional,  pengetahuan lain tentang Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi remaja, tentang Triad KRR dan juga  tentangketahanan keluarga melalui bina-bina  yang tentu wajib harus dimiliki.

6)      Keenam  “Fungsi Pendidikan” yang mempunyai  makna bahwa  keluarga adalah wahana terbaik dalam proses sosialisasi dan pendidikan bagi anak-anaknya. Pendidikan dalam keluarga ini  sebetulnya adalah pendidikan inti yang  menjadi fondasi untuk perkembangan anak. Sedangkan pendidikan yang diperoleh dari sekolah maupun dari lingkungan sebetulnya hanya merupakan sebagian dari pendidikan yang diperlukan, 

7)      Ketujuh  “Fungsi Ekonomi”  yang  mempunyai  makna, bahwa  keluarga tempat  membina kualitas kehidupan ekonomi, dan kesejahteraan keluarga. Setiap anggota keluarga punya kewajiban yang sama untuk melakukan kegiatan yang akan menambah kesejahteraan keluarga. Ini mempunyai makna bahwa seluruh anggota keluarga dapat bersikap ekonomis , relistis dan mau berjuang untuk peningkatan kesejahteraan keluarga.

8)      •    Kedelapan  “Fungsi Lingkungan“  yang mempunyai makna , bahwa  keluarga adalah wahana untuk  menciptakan warganya yg mampu hidup harmonis dengan  lingkungan masyarakat sekitar dan alam, dalam bentuk   keharmonisan antar anggotakeluarga, keharmonisan dengan  tetangga serta keharmonisan terhadap alam sekitarnya.


3.      Definisi individu, keluarga dan masyarakat?
a)      Individu adalah orang seorang pribadi orang (terpisah dari yg lain) tindakan yang demikian itu berarti mengutamakan kepentingan belaka.

b)      Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

c)      Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut


4.      Hubungan antara individu, keluarga dan masyarakat yaitu :
Saling keterikatan karena individu terlahir dari keluarga yang di didik dari masih balita hingga dewasa dan dalam proses pertambahan usia individu membutuhkan masyarakat untuk mendapatkan sosialisasi kepada lingkungan di luar karena individu tidak bisa hidup sendiri semua itu saling ada proses dan sosialisasi di lingkunagan luar.

Sumber :
                                I.            http://www.bkkbn.go.id/ViewArtikel.aspx?ArtikelID=35
                              II.            http://www.kajianpustaka.com/2012/11/definisi-fungsi-dan-bentuk-keluarga.html#ixzz2i0g7NhD4 
                            III.            http://kamusbahasaindonesia.org/individu/mirip#ixzz2i5BK6fEt
                            IV.            http://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga
                              V.            http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat
                            VI.            http://id.wikipedia.org/wiki/Individu
                          VII.            http://ms.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan
                        VIII.            http://www.geschool.net/395673/blog/post/perkembangan-individu

Senin, 07 Oktober 2013

Definisi mengenai penduduk, masyarakat, dan kebudayaan


1.      Definisi mengenai penduduk, masyarakat, dan kebudayaan yaitu :
-Definisi Penduduk adalah Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
 -Definisi Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut.
- Definisi Kebudayaan adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

2.      Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk
1. Kematian (Mortalitas)
2. Kelahiran (Natalitas)
3. Migrasi (Mobilitas)


3.       Unsur-unsur masyarakat yaitu :
-Beranggotakan minimal dua orang.
- Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.
-Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar masyarakat.
-sistem hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan.

4.      Tujuh unsur kebudayaan menurut koentjaraningrat yaitu

-bahasa, kesenian, sistem religi, sistem teknologi, sistem mata pencaharian, organisasi sosial, dan sistem ilmu pengetahuan

5.      Hubungan atau keterikatan antara penduduk, masyarakat, dan kebudayaan

-Penduduk, masyarakat, dan kebudayaan adalah hubungan satu sama lain. Penduduk bertempat tinggal di dalam suatu wilayah tertentu dalam waktu yang tertentu pula, dan berkemungkinan akan terbentuknya suatu masyarakat di wilayah tersebut. Demikian pula hubungan antara masyarakat dengan kebudayaan, ini adalah hubungan dwi tunggal, yang merupakan kebudayaan adalah hasil dari masyarakat. Kebudayaan bisa terlahir, tumbuh, dan berkembang dalam suatu masyarakat, sebaliknya tidak ada suatu masyarakat yang tidak didukung oleh kebudayaan. Jadi, hubungan antara masyarakat dan kebudayaan merupakan hubungan yang saling menentukan.


Jumat, 27 September 2013

kasus mahasiswa muda.

kasus mahasiswa muda.

 kalo lagi g ada jam kampus kerjaannya cuma on laptop + di tambah ngerokok kaya spur (kereta api) kalo udah bosen maen kaya pesbuk, switer, atau dngerin lagu nih palingan nnton video yg kita punya biasanya yg semi2 gtu soalnya asik buat di tonton, hahahha, lama2 ngejerumus dah setan di kuping nyuruh buka pilm bokep, nnton sampe muka bego ngeces2 kaya orang tolol, klo si ade udeh lemes pkiran udeh kmana mana mnding pndah ke kamar nnton tv sambil nyari2 channel tv yg enak buat di tonton, klo udah bete nnton plingan molor sambil ngiler, hahhaha klo g ada jam di kampus itu rasanya kaya surga mlik kita (weitzzzzz) inget surga itu hanya yg punya allah yak, hehhehe

 Nah kalo yang ini apes nih klo dapet jam kuliah pagi rasanya jam itu musuh terberat bnget mau gw lamain tw g detiknya anjirrrr cepet bnget klo pagi-pagi yak, sejam rasanya kaya semenit, eh tapi g lebay juga dah. hahahahha,

 Udeh dateng ngebut dari rumah mandi gaya koboy eh taunya sampe kampus dosen malah ngaret blom dateng (sempak bngetkan) rasanya mau di tabok bolak balik tuh dosen mane perut kebelet boker cocok bnget dah penderitaan, hahhaahaha.

 Nah buru-buru kan tuh ke toilet nyampe toilet 'jeng-jeng' di dalem penuh ngantri kaya ngantri sembako mana lama2 banget di dalemnya kaya orang cokbun (ehem itu sejenis makanan ringan) anjritttt klo udah di ujung itu rasanya kaya nyawa mau di cabut kali yak di tarik ulur tarik ulur, hahahahaha

 udah lah gw skip bagian itu anjrit lu pasti ngakak campur geli gw aja yang cerita gelisah, (geli-geli basah) agak enakin juga yak, hahahahah

 nah lu pasti tau pelajaran apa yang paling ngebosenin seantero jagat raya, fisika di padu dengan matematika, itu bagaikan sambel di tambah lada pedes bikin bibir jebleh tapi lama ademnya, nah itu 2 pelajaran paduan yg nikmat untuk membakar otak ini, sampe kaya ager2 sari rasa kali, hahahahaha

Masalah Tentang Kesenjangan Sosial




PEMICU/PENYEBAB TERJADINYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Penyalahgunaan dalam penggunaan narkoba adalah pemakain obat-obatan atau zat-zat berbahaya dengan tujuan bukan untuk pengobatan dan penelitian serta digunakan tanpa mengikuti aturan atau dosis yang benar. Dalam kondisi yang cukup wajar/sesuai dosis yang dianjurkan dalam dunia kedokteran saja maka penggunaan narkoba secara terus-menerus akan mengakibatkan ketergantungan, depedensi, adiksi atau kecanduan.
Penyalahgunaan narkoba juga berpengaruh pada tubuh dan mental-emosional para pemakaianya. Jika semakin sering dikonsumsi, apalagi dalam jumlah berlebih maka akan merusak kesehatan tubuh, kejiwaan dan fungsi sosial di dalam masyarakat. Pengaruh narkoba pada remaja bahkan dapat berakibat lebih fatal, karena menghambat perkembangan kepribadianya. Narkoba dapat merusak potensi diri, sebab dianggap sebagai cara yang “wajar” bagi seseorang dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan hidup sehari-hari.
Penyalahgunaan narkoba merupakan suatu pola penggunaan yang bersifat patologik dan harus menjadi perhatian segenap pihak. Meskipun sudah terdapat banyak informasi yang menyatakan dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan dalam mengkonsumsi narkoba, tapi hal ini belum memberi angka yang cukup signifikan dalam mengurangi tingkat penyalahgunaan narkoba.
Terdapat 3 faktor (alasan) yang dapat dikatakan sebagai “pemicu” seseorang dalam penyalahgunakan narkoba. Ketiga faktor tersebut adalah faktor diri, faktor lingkungan, dan faktor kesediaan narkoba itu sendiri.
1.Faktor Diri
a.Keingintahuan yang besar untuk mencoba, tanpa sadar atau brfikir panjang tentang akibatnya di kemudian hari.
b.Keinginan untuk mencoba-coba kerena penasaran.
c.Keinginan untuk bersenang-senang.
d.Keinginan untuk dapat diterima dalam satu kelompok (komunitas) atau lingkungan tertentu.
e.Workaholic agar terus beraktivitas maka menggunakan stimulant (perangsang).
f.Lari dari masalah, kebosanan, atau kegetiran hidup.
g.Mengalami kelelahan dan menurunya semangat belajar.
h.Menderita kecemasan dan kegetiran.
i.Kecanduan merokok dan minuman keras. Dua hal ini merupakan gerbang ke arah penyalahgunaan narkoba.
j.Karena ingin menghibur diri dan menikmati hidup sepuas-puasnya.
k.Upaya untuk menurunkan berat badan atau kegemukan dengan menggunakan obat penghilang rasa lapar yang berlebihan.
l.Merasa tidak dapat perhatian, tidak diterima atau tidak disayangi, dalam lingkungan keluarga atau lingkungan pergaulan.
m.Ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan.
n.Ketidaktahuan tentang dampak dan bahaya penyalahgunaan narkoba.
o.Pengertian yang salah bahwa mencoba narkoba sekali-kali tidak akan menimbulkan masalah.
p.Tidak mampu atau tidak berani menghadapi tekanan dari lingkungan atau kelompok pergaulan untuk menggunakan narkoba.
q.Tidak dapat atau tidak mampu berkata TIDAK pada narkoba.
2.Faktor Lingkungan
a.Keluarga bermasalah atau broken home.
b.Ayah, ibu atau keduanya atau saudara menjadi pengguna atau penyalahguna atau bahkan pengedar gelap nrkoba.
c.Lingkungan pergaulan atau komunitas yang salah satu atau beberapa atau bahkan semua anggotanya menjadi penyalahguna atau pengedar gelap narkoba.
d.Sering berkunjung ke tempat hiburan (café, diskotik, karoeke, dll.).
e.Mempunyai banyak waktu luang, putus sekolah atau menganggur.
f.Lingkungan keluarga yang kurang / tidak harmonis.
g.Lingkungan keluarga di mana tidak ada kasih sayang, komunikasi, keterbukaan, perhatian, dan saling menghargai di antara anggotanya.
h.Orang tua yang otoriter,.
i.Orang tua/keluarga yang permisif, tidak acuh, serba boleh, kurang/tanpa pengawasan.
j.Orang tua/keluarga yang super sibuk mencari uang/di luar rumah.
k.Lingkungan sosial yang penuh persaingan dan ketidakpastian.
l. Kehidupan perkotaan yang hiruk pikuk, orang tidak dikenal secara pribadi, tidak ada hubungan primer, ketidakacuan, hilangnya pengawasan sosial dari masyarakat,kemacetan lalu lintas, kekumuhan, pelayanan public yang buruk, dan tingginya tingkat kriminalitas.
m.Kemiskinan, pengangguran, putus sekolah, dan keterlantaran.
3.Faktor Ketersediaan Narkoba.
Narkoba itu sendiri menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk memakai narkoba
karena :
a.Narkoba semakin mudah didapat dan dibeli.
b.Harga narkoba semakin murah dan dijangkau oleh daya beli masyarakat.
c.Narkoba semakin beragam dalam jenis, cara pemakaian, dan bentuk kemasan.
d.Modus Operandi Tindak pidana narkoba makin sulit diungkap aparat hukum.
e.Masih banyak laboratorium gelap narkoba yang belum terungkap.
f.Sulit terungkapnya kejahatan computer dan pencucian uang yang bisa membantu bisnis perdagangan gelap narkoba.
g.Semakin mudahnya akses internet yang memberikan informasi pembuatan narkoba.
h.Bisnis narkoba menjanjikan keuntugan yang besar.
i. Perdagangan narkoba dikendalikan oleh sindikat yagn kuat dan professional. Bahan dasar narkoba (prekursor) beredar bebas di masyarakat.

Sumber : “Buku : ADVOKASI PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA,
BNN-RI 2009”

Pendapat tentang artikel diatas : memang narkoba sangat berbahaya bila di gunakan secara bebas apalagi kalo dari dini sudah di menggunakan narkoba pasti dewasa pun dia akan melakukan apa aja untuk dapat barang haram itu.

Solusi saya tentang artikel diatas yaitu : harus adanya sosialisasi sejak dini kepada generasi-generasi sekarang maupun yang akan datang tentang bahayanya penggunaan narkoba secara bebas dan memberikan sanksi kepada pelaku-pelaku yang terkait (bandar narkoba).