1. Pertumbuhan
Penduduk
Ø Definisi
pertumbuhan individu
i.
Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat.Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi
menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Ayah merupakan individu dalam kelompok
sosial tersebut, yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke dalam satuan yang lebih
kecil.
ii.
Pertumbuhan ialah proses pertambahan atau pembesaran
sesuatu kuantiti dengan masa. Kuantiti itu boleh jadi fizikal (seperti
peningkatan ketinggian, pertambahan duit) ataupun abstrak (kerumitan sistem,
kematangan organisma).
Ø Fase pertumbuhan
individu
Perkembangan
individu mempunyai ciri-ciri umum sebagai berikut :
1. Terjadinya
perubahan dalam aspek :
a) Fisik; seperti : berat dan tinggi badan.
b)
Psikis; seperti : berbicara dan berfikir.
2. Terjadinya
perubahan dalam proporsi.
a)
Fisik; seperti : proporsi tubuh anak berubah sesuai dengan fase
perkembangannya.
b)
Psikis; seperti : perubahan imajinasi dari fantasi ke realis
3. Lenyapnya tanda-tanda yang
lama.
a)
Fisik; seperti: rambut-rambut halus dan gigi susu, kelenjar thymus dan kelenjar
pineal.
b)
Psikis; seperti : lenyapnya masa mengoceh, perilaku impulsif.
4.Diperolehnya tanda-tanda baru.
a)
Fisik; seperti : pergantian gigi dan karakteristik sex pada usia remaja,
seperti kumis
jakun
pada laki dan tumbuh payudara dan menstruasi pada wanita, tumbuh uban pada masa
tua.
b)
Psikis; seperti berkembangnya rasa ingin tahu, terutama yang
berkaitan dengan sex,
c)
ilmu pengetahuan, nilai-nilai moral dan keyakinan beragama.
i.
Faktor
teman sebaya , makin bertambah umur anak makin memperoleh kesempatan lebih
luas untuk mengadakan hubungan-hubungan dengan tteman-teman sebayanya.makin
kecil kelompoknya , anak akan mendapat kesempatan menjalin hubungan
lebih erat dengan temannya.dengan demikian makin besar pengaruh kelompok
itu terhadap anak , bila dibandingkan dengan kelompok yang besar yang
anggota-anggota kelompoknya tidak tetap.
ii.
Budaya ,bagi perkembangan anak didik
keragaman budaya sangat besar pengaruhnya bagi mental dan moral mereka. Ini
teerbukti dengan sikap dan prilaku anak didik selalu dipengaruhi oleh budaya
–budaya yang ada dilingkungan tempat tinggal mereka.pada masa-masa
perkembangan, seorang anak didik sangat mudah dipengaruhi oleh budaya-budaya
yang berkebang di masyarakat , baik budaya yang membawa ke arah prilaku yang
negative.
iii.
Media masa juga
sangat besar pengaruhnya bagi perkembangan seseorang. Denngan adanya media masa
seorang anak dapat mengalami masa partumbuhan dan perkembangan dengan
pesat , misalnya televisi melalui program acaranya dapat memberikan informasi
yang bisa mempenngaruhi perkembangan anak.
iv.
Pendidikan ,
baik pendidikan keluarga, pendidikan formal di sekolah maupun pendidikan di
masyarakat.
2. Fungsi
Kelurga
Ø Definisi
fungsi Keluarga menurut
beberapa pendapat :
1) Keluarga
adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang
bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan
perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga
(Duvall dan Logan, 1986).
2) Keluarga
adalah dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya
hubungan darah, perkawinan, atau adopsi. Mereka saling berinteraksi satu dengan
yang lain, mempunyai peran masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan
suatu budaya (Bailon dan Maglaya,1978 ).
3) Keluarga
merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan
beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap
dalam keadaan saling ketergantungan (Departemen Kesehatan RI, 1988).
Ø fungsi-fungsi
keluarga yaitu :
Setiap
fungsi dalam delapan fungsi keluarga
tersebut mempunyai makna masing-masing yang mempunyai peran penting pada
kehidupan keluarga, diantaranya yaitu ;
1) •
Pertama Fungsi “ Agama”, yang mempunyai makna
bahwa keluarga adalah wahana pembinaaan kehidupan ber Agama
yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME.. Setiap langkah yang dilakukan
oleh setiap anggota keluarga hendaknya selalu berpijak pada tuntunan agama yang
dianutnya. Dalam menerapkan fungsi Agama, yang tidak boleh diabaikan salah
satunya adalah tolerasai ber-agama, mengingat bahwa kita hidup di negara
yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan mempunyai
kepercayaan dan agama yang sangat beragam
2) •
Kedua “ Fungsi Sosial Budaya” yang mempunyai makna
bahwa keluarga adalah menjadi wahana pembinaan
danpersemaian nilai-nilai luhur budaya yang selama ini menjadi panutan dalam
tata kehidupan mereka. sehingga nilai luhuryang selama ini sudah menjadi
panutan dalam kehidupan bangsa tetap dapat dipertahankan dan dipelihara.
3) Ketiga
” Fungsi Cinta kasih” yang mempunyai makna bahwa keluarga harus menjadi
tempat untuk menciptakan suasana cinta dan kasih sayang dalam kehidupan
berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam kehidupan keluarga
cinta kasih dan kasih sayang antara anggota keluarga akan dapat
menumbuhkan rasa bertanggung jawab yang besarterhadap keharmonisan keluarga
tersebut, Sehingga Setiap anggota keluarga akan selalu menjaga komitmen
yang telah dibuat bersama, demikian juga dalam kehidupan bermasyarakat, dengan
fungsi ini akan menumbuhkan keharmonisan dalam bertetangga dan
bermasyarakat.
4) Keempat
“Fungsi Perlindungan” yang mempunyai makna bahwa keluarga itu
merupakan wahana terciptanya suasana aman, nyaman, damai dan adil bagi
seluruh anggota keluarganya. Sehingga setiap anggota keluarga akan selalu
merasa bahwa tempat yang paling baik dan pantas adalah didalam lingkungan
keluarganya sendiri., dan Ini tentu sangat membantu dalam menghadapi
segala tantangan yang muncul dalam kehidupannya.
5) Kelima
“Fungsi Reproduksi” yang mempunyai makna bahwa didalam
keluarga tempat diterapkannya cara hidup sehat, khususnya dalam
kehidupan reproduksi. Diharapka setiap anggota keluarga harus memahami cara
hidup sehat dan mengerti tentang kesehatan reproduksinya.. Oleh sebab itu
pemahaman dan pengetahuan tentang alat kontrasepsi, alat kontrasepsi
rasional, pengetahuan lain tentang Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi
remaja, tentang Triad KRR dan juga tentangketahanan keluarga melalui
bina-bina yang tentu wajib harus dimiliki.
6) Keenam
“Fungsi Pendidikan” yang mempunyai makna bahwa keluarga adalah
wahana terbaik dalam proses sosialisasi dan pendidikan bagi anak-anaknya.
Pendidikan dalam keluarga ini sebetulnya adalah pendidikan inti
yang menjadi fondasi untuk perkembangan anak. Sedangkan pendidikan yang
diperoleh dari sekolah maupun dari lingkungan sebetulnya hanya merupakan
sebagian dari pendidikan yang diperlukan,
7) Ketujuh
“Fungsi Ekonomi” yang mempunyai makna, bahwa keluarga
tempat membina kualitas kehidupan ekonomi, dan kesejahteraan keluarga.
Setiap anggota keluarga punya kewajiban yang sama untuk melakukan kegiatan yang
akan menambah kesejahteraan keluarga. Ini mempunyai makna bahwa seluruh anggota
keluarga dapat bersikap ekonomis , relistis dan mau berjuang untuk peningkatan
kesejahteraan keluarga.
8) •
Kedelapan “Fungsi Lingkungan“ yang mempunyai makna , bahwa
keluarga adalah wahana untuk menciptakan warganya yg mampu hidup harmonis
dengan lingkungan masyarakat sekitar dan alam, dalam bentuk
keharmonisan antar anggotakeluarga, keharmonisan dengan tetangga serta
keharmonisan terhadap alam sekitarnya.
3. Definisi individu,
keluarga dan masyarakat?
a) Individu
adalah orang seorang pribadi orang (terpisah dari
yg lain) tindakan yang
demikian itu berarti mengutamakan kepentingan belaka.
b) Keluarga
adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan
beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap
dalam keadaan saling ketergantungan.
c) Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana
sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam
kelompok tersebut
4. Hubungan antara individu,
keluarga dan masyarakat yaitu :
Saling keterikatan karena individu terlahir dari
keluarga yang di didik dari masih balita hingga dewasa dan dalam proses
pertambahan usia individu membutuhkan masyarakat untuk mendapatkan sosialisasi
kepada lingkungan di luar karena individu tidak bisa hidup sendiri semua itu
saling ada proses dan sosialisasi di lingkunagan luar.
Sumber :